Home » » Proyek Infrastruktur Marak, Penjualan Semen Melonjak 12 Persen

Proyek Infrastruktur Marak, Penjualan Semen Melonjak 12 Persen

Written By JUFRI on Friday, 11 September 2015 | 04:59

semen

KATADATA – Setelah mencatatkan penurunan selama tujuh bulan pertama tahun ini, penjualan semen secara nasional mencetak kenaikan  pada bulan Agustus 2015. Pertumbuhan positif penjualan semen ini berkat peningkatan penyerapan anggaran belanja pemerintah lewat percepatan sejumlah proyek-proyek infrastruktur.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Agung Wiharto mengungkapkan, penjualan semen secara industri pada Agustus 2015 tumbuh sekitar 12 persen dibandingkan Agustus tahun lalu. Kalau penjualan pada Agustus 2014 sebesar 4,7 juta ton berarti volume penjualan Agustus 2015 mencapai 5,26 juta ton. Padahal, mengacu data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), volume penjualan semen pada periode Januari - Juli 2015 turun 3,7 persen dibandingkan periode sama 2014 menjadi 31,6 juta ton.

Sebagai pemegang pangsa pasar terbesar semen di Indonesia, volume penjualan Semen Indonesia turut meningkat. Pada bulan Agustus lalu, volume penjualan semen perusahaan pelat merah ini melonjak lebih 11 persen dari Agustus 2014. “Pertumbuhannya hampir sama dengan industri, di atas 11 persen,” kata Agung kepada Katadata, Jumat (11/9). Namun, dia tak bisa menyebutkan angka pastinya karena Semen Indonesia hingga kini belum merilis kinerja penjualan semen periode Januari-Agustus 2015.

Jika mengacu kepada volume penjualan Semen Indonesia pada Agustus 2014 sekitar 2 juta ton, berarti volume penjualan pada Agustus lalu mencapai 2,2 juta hingga 2,3 juta ton. Padahal, volume penjualan Semen Indonesia selama tujuh bulan pertama tahun ini turun 5,3 persen dibandingkan periode sama 2014. Jika ditambah dengan penjualan bulan Agustus 2015, maka total volume penjualan Semen Indonesia pada Januari-Agustus 2015 sebesar 16 juta ton atau cuma turun sekitar 3 persen dari periode sama tahun lalu yang sebesar 16,48 juta ton.

Menurut Agung lonjakan penjualan semen pada Agustus lalu berkat banyaknya proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang sudah mulai berjalan. “Infrastruktur sudah mulai on,” imbuhnya. Tak cuma itu, dia mengaku, penjualan ritel semen juga cukup menguat dalam sebulan terakhir.

Seperti diketahui, beberapa proyek infrastruktur pemerintah memang mulai berjalan dalam 1-2 bulan terakhir ini. Mulai dari pembangunan jalan tol di berbagai daerah, pembangkit listrik hingga peletakan batu pertama proyek transportasi massal keretaapi ringan (LRT) di Jakarta oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu lalu (9/9).

(Baca: Hingga Agustus, Penyerapan Anggaran Negara Mencapai 52 Persen)

Dalam dua bulan terakhir, Kementerian Keuangan juga mencatat, penyerapan anggaran negara sudah mencapai 19 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015. Alhasil, hingga akhir Agustus lalu, belanja pemerintah sudah sebesar 52 persen dari total APBNP 2015 yang sebesar Rp 1.984,1 triliun.

Sumber : Proyek Infrastruktur Marak, Penjualan Semen Melonjak 12 Persen

Berita lainnya dari KATADATA.CO.ID :

Permohonan Tax Holiday akan Dikabulkan dalam Tiga Bulan

Pengembang Minta Harga Pembelian Properti oleh WNA Diturunkan

Dalam Dua Bulan, 9 Deregulasi Peraturan di Sektor Migas

Katadata on Facebook | Twitter | Google +



via Katadata.co.id
Share this article :

0 comments:

Post a comment

 
Copyright © 2013. Yuk Bisnis Property - All Rights Reserved