KATADATA – Pemerintah Cina optimistis dapat memenangkan tender pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Proyek ini dapat menjadi permulaan bagi kerja sama antara kedua negara.
“Cina telah menawarkan rencana terbaik dalam proyek ini. kami sangat percaya diri dengan rencana kami,” kata Duta Besar Cina Xie Feng seusai bertemu dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (28/8).
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya tidak hanya membahas tender kereta cepat. Tapi juga membahas perluasan kerja sama antara Indonesia dengan Cina, termasuk bidang infrastruktur, keuangan, investasi, dan pertahanan. Feng mengaku terkesan dengan potensi kerja sama antara Indonesia dengan Cina.
“Saya sangat terkesan dengan potensial yang besar antara Indonesia dan Cina dalam hal peningkatan kerja sama di hari-hari kedepan,” kata Feng.
(Baca: Menteri BUMN Berharap Cina Menangkan Tender Kereta Cepat)
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Presiden Joko Widodo yang akan memutuskan calon investor yang akan menggarap pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Ada dua calon investor yang bersaing untuk menggarap proyek itu, yakni Jepang dan Cina. Rencananya, tim penilai yang berada di bawah kepemimpinannya akan menyerahkan hasil kajiannya kepada Presiden pada Selasa, 1 September nanti.
Berdasarkan proposal yang diajukan Cina, nilai investasi proyek ini mencapai US$ 5,5 miliar atau sekitar Rp 74,7 triliun. Investor ini juga menjanjikan proyek ini selesai dalam tiga tahun. Cina juga menawarkan pinjaman untuk proyek tersebut. Bunga yang diberikan sebesar 2 persen selama 40 tahun dengan masa tenggang (grace period) pembayaran selama 10 tahun.
Sementara Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam hasil studinya menyebut nilai investasi yang dibutuhkan proyek ini mencapai 60 triliun. Pendanaannya 74 persen dibebankan kepada BUMN, 16 persen pemerintah, dan sisanya swasta. Untuk pengelolaannya, Jepang merekomendasikan pembentukan BUMN khusus yang menangani kereta cepat.
Sumber : Cina Optimistis Bisa Menang Tender Kereta Cepat
Berita lainnya dari KATADATA.CO.ID :
Pertamina Minati Dua Blok Migas Milik ExxonMobil
Pelindo III Siapkan Lahan 100 Hektare untuk Smelter Freeport
Kontraktor Migas yang Tak Capai Target Lifting Bakal Kena Sanksi
Katadata on Facebook | Twitter | Google +
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment