Home » » Jelang Pengumuman Paket Ekonomi, Rupiah Tembus 14.800 per Dolar AS

Jelang Pengumuman Paket Ekonomi, Rupiah Tembus 14.800 per Dolar AS

Written By JUFRI on Monday, 28 September 2015 | 23:14

Rupiah KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA – Nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp 14.800 per dolar AS. Level terendah rupiah sejak 17 tahun silam tersebut terjadi menjelang pengumuman paket kebijakan ekonomi jilid II oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa siang (29/9).

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah pada perdagangan Selasa pagi ini sudah mencapai Rp 14.728 per dolar AS. Posisi ini lebih rendah 0,22 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara itu, di pasar spot, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada pukul 12.00 WIB Selasa siang ini sebesar Rp 14.758 per dolar AS atau melemah 0,57 persen dibandingkan hari Senin kemarin. Bahkan, pada perdagangan hari ini rupiah sempat menembus level 14.828 per dolar AS. Kalau dihitung sejak awal tahun (year to date), rupiah sudah melemah 19,13 persen.

Para pelaku pasar saat ini tengah menunggu paket kebijakan ekonomi jilid II yang diharapkan mampu menopang penguatan nilai rupiah di tengah beragam faktor negatif dari perekonomian global. Kabarnya, paket kebijakan ekonomi jilid II tersebut akan diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pukul 13.00 WIB hari Selasa ini. Acara tersebut akan dihadiri sejumlah menteri ekonomi, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemungkinan paket ekonomi kali ini lebih banyak terkait dengan sektor keuangan dan moneter, yang jumlahnya tidak sebanyak paket kebijakan jilid I yang sudah dirilis awal September lalu. “Mungkin pemerintah (akan umumkan) dua hingga tiga isu (kebijakan),” kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, sebelum bergegas pergi ke Istana Negara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, salah satu paket kebijakan yang disiapkan pemerintah adalah insentif pajak bunga bagi eksportir yang menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di perbankan dalam negeri untuk waktu yang lama. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbanyak persediaan valuta asing (valas) di pasar keuangan domestik. Dengan begitu, secara tidak langsung dapat memperkuat mata uang rupiah.

Sumber : Jelang Pengumuman Paket Ekonomi, Rupiah Tembus 14.800 per Dolar AS

Berita lainnya dari KATADATA.CO.ID :

Menteri Kehutanan: Izin Hutan 15 Kontraktor Migas Tak Bermasalah

Kontraktor Migas dan Menkeu Bahas Masalah Pengembalian PPN

Masih Ada Hambatan Dalam Pembahasan Blok Mahakam

Katadata on Facebook | Twitter | Google +



via Katadata.co.id
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Yuk Bisnis Property - All Rights Reserved