Home » » Ekonografik : Musim PHK Pekerja Migas

Ekonografik : Musim PHK Pekerja Migas

Written By JUFRI on Friday, 7 August 2015 | 07:31

Katadata

KATADATA – Ambruknya harga minyak dunia sejak pertengahan tahun lalu membuat perusahaan migas mengurangi belanja modal. Dampaknya, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi berkurang sehingga terjadi rasionalisasi tenaga kerja. Sejumlah perusahaan terpaksa memberhentikan karyawan, atau tidak memperpanjang kontrak pekerja yang telah selesai.

Pekan lalu, Royal Dutch Shell, perusahaan migas yang berkantor pusat di Denhaag, mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja terhadap 6.500 karyawannya. Langkah ini sekaligus menjadi bagian penghematan modal sebesar $ 7 miliar atau Rp 94 triliun yang dicanangkan. Bagi Shell, ini merupakan upaya yang harus ditempuh agar perusahaan bisa bertahan.

Gelombang PHK juga mulai terasa di Tanah Air, limbungnya perusahaan migas akibat harga minyak dunia dan kian minimnya cadangan migas yang ada membuat manajemen tak memiliki bayak opsi. Di Kalimantan Timur, Vico sempat tidak memperpanjang tenaga kerja yang sudah habis masa kontraknya. Langkah tersebut mengundang protes dari warga lokal.

Harga minyak dunia yang berada di atas $100 per barel pada Juli 2014 terus merosot hingga di kisaran $60 di penghujung tahun. Memasuki 2015, harga kian merosot bahkan sempat berada di kisaran $40, sebelum naik ke level $60 pada Mei lalu dan kini anjlok lagi di bawah $50. Kondisi ini membuat kegiatan produksi tidak ekonomis hingga investasi dikurangi.

Katadata

Sumber : Ekonografik : Musim PHK Pekerja Migas

Berita lainnya dari KATADATA.CO.ID :

Riak Masalah dari Pabrik yang Menjalar ke Brankas Bank

“Kilang Gas Badak Tak Akan Mati Seperti Arun”

Seluruh Perizinan di Pelabuhan Diusulkan di Bawah Bea Cukai

Katadata on Facebook | Twitter | Google +



via Katadata.co.id
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Yuk Bisnis Property - All Rights Reserved