KATADATA - Setelah terseret geger pencatutan nama presiden yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Said Didu, Setya Novanto menuai kontroversi kembali. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini diduga mengintervensi Direktur PT Pertamina untuk membereskan sejumlah urusan bisnis di perusahaan pelat merah tersebut.
Tertanggal 17 Oktober 2015, Setya Novanto mengirimkan surat berkop DPR tersebut kepada Dwi Soetjipto. Direktur Pertamina ini diminta menyelesaikan masalah pembayaran kontrak dengan PT Orbit Terminal Merak. “Saya terima surat itu, tapi kami di Pertamina menyikapi secara profesional, ” kata Dwi kepada Katadata, Rabu, 17 November 2015. (Baca: Surat-surat Rahasia Bertebaran dalam Kisruh Freeport).
Secara detail, Setya Novanto memang menyuguhkan sejumlah lampiran terkait perjanjian bisnis kedua perusahaan tersebut. Misalnya, dia mengingatkan Pertamina akan notulen rapat negosiasi awal dengan PT Orbit Terminal Merak pada 1 Juli 2015. Lalu, risalah penyesuaian kapasitas tangki timbun Orbit Tanking Merak yang dilakukan sepekan kemudian.
Beberapa lampiran lainnya yakni mengenai penyesuaian kapasitas tangki timbun PT Orbit ...
Selengkapnya : Dirut Pertamina Hati-hati Tanggapi Surat Setya Novanto
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment