KATADATA - Genap 10 bulan lamanya, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga tinggi. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang berakhir Selasa sore (17/11), bank sentral memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI rate di level 7, 5 persen, suku bunga Deposit Facility 5, 50 persen dan Lending Facility 8 persen. Padahal, berbagai kalangan, termasuk pemerintah, meminta agar BI mau menurunkan suku bunga untuk membantu peningkatan daya beli masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi.
BI menilai sebenarnya ada ruang pelonggaran kebijakan moneter seiring stabilitas kondisi makroekonomi yang semakin baik. Inflasi yang per Oktober 2015 secara
year to date sebesar 2, 16 persen dan 6, 25 persen secara tahunan (year to year), diperkirakan pada akhir tahun ini berada di batas bawah kisaran target 4 persen plus-minus satu persen. Sedangkan defisit transaksi berjalan yang per kuartal III sebesar 1, 86 persen dari produk domestik bruto (PDB), diperkirakan bakal terjaga di kisaran 2 persen dari PDB pada akhir ...
Selengkapnya : Tahan BI Rate, BI Pilih Menurunkan GWM untuk Memacu Kredit
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment