KATADATA - Poten and Partners belum bisa menjalankan tugasnya yaitu mengkaji rencana pengembangan atau plan of development (PoD) Blok Masela. Pasalnya, konsultan independen bertaraf internasional tersebut hingga kini belum meneken kontrak perjanjiannya. Padahal, pemerintah menargetkan kajian pengembangan blok minyak dan gas bumi di Laut Arafura, Maluku itu rampung sebelujm akhir 2015.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Amien Sunaryadi mengungkapkan, Poten and Partners sampai saat ini belum mendapatkan kontrak dari pemerintah karena adanya perbedaan bahasa dalam kontrak. Perusahaan konsultan komersial dengan spesialisasi dalam energi dan industri transportasi laut yang memiliki kantor di tujuh kota di seluruh dunia ini menginginkan kontrak tersebut berbahasa Inggris.
"Karena kita standar bahasa Indonesia, dia (Poten and Partners) kan bahasa Inggris. Substansinya sudah oke, tapi draf kontraknya masih diliat orang legal-nya, " kata Amien di Jakarta, Rabu (25/11). Ia pun berharap, penandatanganan kontrak konsultan independen tersebut bisa dilakukan Kamis besok (26/11).
Demi ...
Selengkapnya : Tenggat Akhir Tahun, Konsultan Blok Masela Belum Teken Kontrak
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment