KATADATA - Chevron Corporation terus merampingkan usahanya di Indonesia. Selain melakukan efisiensi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawannya, perusahaan minyak dan gas bumi multinasional asal Amerika Serikat (AS) ini bakal mengurangi portofolio kepemilikan asetnya di Indonesia.
Indikasinya adalah keputusan Chevron Indonesia Company (CICO), anak usaha Chevron, tidak akan memperpanjang kontrak pengelolaan Blok East Kalimantan (EKAL) yang masa kontraknya berakhir 2018 mendatang. Alasannya, Chevron akan fokus menggarap proyek laut dalam (IDD/Indonesia Deepwater Development).
Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit Chuck Taylor mengatakan, selama ini Chevron IndonMeskiesia Company telah mengelola Blok East Kalimantan dan memasok gas ke kilang LNG Bontang dan kilang Balikpapan. Tapi, setelah kontraknya berakhir pada 24 Oktober 2018, Chevron akan mengembalikan aset-aset tesrebut kepada pemerintah.
Meski tidak lagi memperpanjang kontrak Blok East Kalimantan, Taylor menjanjikan keputusan tersebut tidak akan mempengaruhi komitmen investasi Chevron di Indonesia dalam jangka panjang. “Keputusan ini tidak mempengaruhi komitmen kami untuk meneruskan sejarah 90 tahun kemitraan di Indonesia ...
Selengkapnya : Tak Diperpanjang Chevron, Pertamina Siap Ambil Blok East Kalimantan
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment