KATADATA - Terkuaknya transkrip rekaman dalam kisruh perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia memicu pro-kontra dari banyak kalangan. Misalnya, politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon menuding keriuhan yang berbuntut pada munculnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto sebagai pencatut nama Presiden Joko Widodo sekadar imbas pertarungan para pemain di industri minyak dan gas.
Ketika melaporkan ke Majelis Kehormatan DPR, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman menceritakan anggota DPR yang dia laporkan, Setya, bersama seorang pengusaha, Reza Chalid, beberapa kali bertemu dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin. Pada pertemuan ketiga, Setya menjanjikan penyelesaian tentang kelanjutan kontrak Freeport di Indonesia. (Baca: Tiga Orang di Balik Rekaman Skenario Kontrak Freeport).
Agar perpanjangan kontrak Freeport berjalan mulus, Setya diduga meminta sejumlah imbalan. Dalam permintaan ini dia mengatasnamakan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, ada pula permintaan jatah saham pada proyek pembangkit listrik tenaga air Uru Muka di Kabupaten Mimika, ...
Selengkapnya : Kisruh Freeport, Arie Soemarno Bantah Terlibat Perang Antargeng
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment