KATADATA - Pengerjaan fasilitas produksi utama (central production facility/CPF) Blok Cepu akan segera rampung pertengah bulan depan. Produksi minyak dari blok migas tersebut diperkirakan akan mencapai puncak sebesar 165.000 barel per hari (bph) dua pekan sebelum akhir tahun ini.
Volume puncak produksi yang berasal dari CPF sebesar 130.000 bph. Sisanya masih mengandalkan fasilitas produksi sebelumnya, yakni fasilitas produksi awal (early production facility/EPF) dan pengembangan awal (early oil expansion/EOE).
Masalahnya kontrak EPF dan EOE akan berakhir pada akhir tahun ini. Waktu untuk proses peralihan produksi ke CPF hanya tersisa dua pekan. Padahal normalnya proses tersebut membutuhkan waktu hingga empat pekan. Ada kekhawatiran proses peralihan tersebut akan mengganggu stabilitas produksi. (Baca: Target Akhir Tahun Produksi Minyak Blok Cepu Meleset Lagi)
Makanya, pemerintah berencana memperpanjang kontrak EPF dan EOE dua pekan lagi. "Menurut estimasi engineering-nya, stabil enggak stabilnya itu di pertengahan Januari 2016. Jadi kalau terjadi apa-apa, kita punya back up, " kata Kepala Satuan Kerja ...
Selengkapnya : Pemerintah Upayakan Produksi Blok Cepu Stabil 165.000 Barel
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment