KATADATA - Penerapan kebijakan B20 tahun depan diperkirakan akan membuat Indonesia terbebas dari impor solar. Bahkan kebijakan yang mewajibkan penggunaan bahan bakar nabati sebesar 20 persen dalam bahan bakar minyak (BBM), akan membuat produksi Solar dalam negeri bisa surplus hingga 400.000 barel per bulan.
Dengan adanya surplus ini Indonesia berpeluang untuk kembali mengekspor solar mulai tahun depan. Meski demikian, PT Pertamina menginginkan surplus ini masih tetap dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan dalam negeri.
Direktur Hilir Pertamina Ahmad Bambang mengatakan pihaknya sedang melobi pemerintah untuk membuat aturan yang mewajibkan penggunaan biodiesel untuk industri. Jika tidak bisa dilakukan untuk semua industri, setidaknya pemerintah bisa mendorong produsen BBN untuk menggunakan biodiesel yang dijual Pertamina.
"Kalau Pertamina menyalurkan solar pakai biodiesel, harusnya yang lain juga pakai biodiesel, karena ini program pemerintah. Ini yang kami minta, " kata Ahmad Bambang di Gedung Pertamina, Jakarta, Jum'at (20/11). (Baca: Pemerintah Genjot Produksi Biodiesel Lebih dari 8, 5 Juta ...
Selengkapnya : Produksi Solar Surplus, Pertamina Tak Ingin Ekspor
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment