KATADATA - Penyerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi tahun ini diperkirakan lebih rendah dari kuota. Pemerintah memprediksi penyerapannya hingga akhir tahun hanya akan mencapai 14 juta kiloliter (kl). Sementara kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBN-P) 2015, sebesar 17 juta kl.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Migas Andy Noorsaman Sommeng mengatakan kuota solar subsidi tahun ini bisa surplus hingga 3 juta kl. Dampaknya, hal ini bisa menghemat belanja subsidi tahun ini. “Uang negara bisa dihemat sekitar Rp 3 Triliun, " ujarnya kepada Katadata, Selasa (8/12). (Baca: Bulan Depan, Impor Premium Bisa Berkurang 30 Persen)
Fenomena rendahnya penyerapan BBM tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu melebihi kuota. BPH Migas mencatat rata-rata konsumsi solar bersubsidi meningkat setiap tahunnya hingga 5 persen. Tahun ini malah turun hingga 13 persen.
Menurut Andi, rendahnya penyerapan solar subsidi tahun ini dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya ...
Selengkapnya : Konsumsi Rendah, Subsidi Solar Hemat Rp 3 Triliun
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment