KATADATA - Nasib proyek kilang atau Train 3 Tangguh masih tak menentu. Pengembangan proyek kilang ketiga di Papua oleh BP Indonesia itu terhambat oleh ketidakpastian kontrak pembelian hasil produksinya berupa gas alam cair (LNG).
Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, sampai saat ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih belum mau menandatangani kontrak jangka panjang pembelian gas alam cair produksi Train 3 Tangguh. Padahal, kontrak pembelian tersebut diperlukan sebagai jaminan agar pengembangan proyek Train 3 Tangguh dapat segera dimulai.
Apalagi, BP Indonesia memang masih kesulitan mencari pembeli LNG Train 3 dari dalam negeri. Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah, yaitu 40 persen produksi Train 3 harus dialokasikan di dalam negeri.
(Baca : Dicari : Pembeli LNG Tangguh Train 3 Secepatnya )
Djoko mengungkapkan, BP dan PLN masih belum menemukan titik temu terkait skema kontrak pembelian LNG tersebut. “BP Indonesia minta kontraknya ...
Selengkapnya : Proyek Train 3 Tangguh Terganjal Masalah Kontrak Jangka Panjang
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment