KATADATA - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sepanjang tahun lalu tercatat menurun. Volumenya lebih rendah dibandingkan kuota yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat realisasi konsumsi BBM bersubsidi tahun lalu sebesar 14, 9 juta kiloliter. Rinciannya, Solar sebanyak 14, 15 juta kiloliter dan minyak tanah (kerosene) sebanyak 737.774 kiloliter. (Baca: Konsumsi Rendah, Subsidi Solar Hemat Rp 3 Triliun)
Serapan BBM bersubsidi tahun lalu hanya 83, 2 persen dari jatah yang ditetapkan. Dalam APBN-P 2015, pemerintah dan DPR menyepakati kuota BBM bersubsidi sebesar 17, 9 juta kiloliter. Untuk Solar sebesar 17, 05 kiloliter dan minyak tanah sebesar 850.000 kiloliter.
Konsumsi Solar dan minyak tanah tahun lalu juga tercatat lebih rendah 13, 2 persen dibandingkan tahun 2014 sebesar 17, 2 kiloliter. Pada 2014, konsumsi Solar cukup tinggi, mencapai 16, 25 juta kiloliter dan minyak tanah sebesar 916.643 kiloliter. (Baca: Upaya Efisiensi, ...
Selengkapnya : Serapan BBM Bersubsidi Tahun Lalu Hanya 83 Persen
via Katadata.co.id
0 comments:
Post a Comment